Selasa, 26 April 2016


Pengertian Sistem Informasi Manajemen
Manajemen sendiri mencakup proses perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, pengarahan, dan lain-lain, dalam suatu organisasi. Sedangkan, informasi dalam satu organisasi adalah data yang diolah sedemikian rupa sehingga memiliki nilai dan arti bagi organisasi.

Dengan ini, dapat disimpulkan bahwaSistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sistem yang mengolah serta mengorganisasikan data dan informasi yang berguna untuk mendukung pelaksanaan tugas dalam suatu organisasi.
  
Perkembangan Sistem Informasi Manajemen
Pada awal perkembangan komputerisasi informasi, komputer belum mempunyai program yang berjalan secara otomatis, melainkan hanya menjalankan komando yang dimasukkan secara manual ke dalam komputer. Setelah tahun 2000’an, sistem informasi manajemen mulai berkembang sebagai satu sistem yang terintegrasi pada berbagai induk perusa
haan dan cabang-cabangnya.

Sistem tersebut kemudian dibentuk dalam sistem informasi berbasis komputer (Computer Based Information System). Hingga kini, sistem informasi berjalan secara terintegrasi dan berjalan secara otomatis.

SIM sendiri mempunyai elemen-elemen fisik yang dibutuhkan untuk kelancaran sistem yang digunakan, yaitu perangkat keras komputer, perangkat lunak, yaitu perangkat lunak sistem umum, perangkat lunak terapan umum, serta program aplikasi.

Selanjutnya, dalam SIM terdapat database dan prosedur pelaksanaan sistem manajemen perusahaan dan tentunya, petugas yang mengoperasikan semua sistem tersebut. 

Fungsi Sistem Informasi Manajemen
Fungsi utama diterapkannya sistem infomasi manajemen dalam suatu organisasi adalah sebagai berikut:
  1. Mempermudah pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan dan pendelegasian kerja kepada semua departemen yang memiliki hubungan komando atau koordinasi dengannya.
  2. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas data yang tersaji akurat dan tepat waktu.
  3. Meningkatkan produktifitas dan penghematan biaya dalam suatu organisasi.
  4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena unit sistem kerja yang terkoordinir dan sistematis.

Contoh Sistem Informasi Manajemen
Beberapa contoh kongkrit penerapan sistem informasi manajemen adalah sebagai berikut:

1.Enterprise Resource Planning (ERP)
 Sistem ERP ini biasanya digunakan oleh sejumlah perusahaan besar dalam mengelola manajemen dan melakukan pengawasan yang saling terintegrasi terhadap unit bidang kerja Keuangan, Accounting, Sumber Daya Manusia, Pemasaran, Operasional dan Pengelolaan Persediaan.  

2. Supply Chain Management (SCM)
Sistem SCM ini sangaat bermanfaat bagi pihak manajemen dimana data data yang disajikan terintegrasi mengenai manajemen suplai bahan baku, mulai dari pemasok, produsen, pengecer hingga konsumen akhir.

3. Transaction Processing System(TPS)
TPS ini berguna untuk proses data dalam jumlah yang besar dengan transaksi bisnis yang rutin. Program ini biasa diaplikasikan untuk manajemen gaji dan inventaris. Contohnya adalah aplikasi yang digunakan untuk Bantuan Keuangan Desa Pemprov Jawa Timur.

4. Office Automation System (OAS)
Sistem aplikasi ini berguna untuk melancarkan komunikasi antar departemen dalam suatu perusahaan dengan cara mengintegrasikan server-server komputer pada setiap user di perusahaan. Contohnya adalah email.

5. Knowledge Work System (KWS)
Sistem informasi KWS ini mengintegrasikan satu pengetahuan baru ke dalam organisasi. Dengan ini, diharapkan para tenaga ahli dapat menerapkannya dalam pekerjaan mereka.

6. Informatic Management System(IMS)
IMS berfungsi untuk mendukung spektrum tugas-tugas dalam organisasi, yang juga dapat digunakan untuk membantu menganalisa pembuatan keputusan. Sistem ini juga dapat menyatukan beberapa fungsi informasi dengan program komputerisasi, seperti e-procurement.

7. Decision Support System (DSS)
Sistem ini membantu para manajer dalam mengambil keputusan dengan cara mengamati lingkungan dalam perusahaan. Contohnya, Link Elektronik di sekolah Tunas Bangsa, yang mengamati jumlah pendapatan atau pendaftaran siswa baru setiap tahun.

8. Expert System (ES) dan Artificial Intelligent (A.I.)
Sistem ini pada dasarnya menggunakan kecerdasan buatan untuk menganalisa pemecahan masalah dengan menggunakan pengetahuan tenaga ahli yang telah diprogram ke dalamnya. Contohnya, sistem jadwal mekanik.

9. Group Decision Support System (GDSS) dan Computer-Support Collaborative Work System (CSCWS)
Serupa dengan DSS, tetapi GDSS mencari solusi lewat pengumpulan pengetahuan dalam satu kelompok, bukan per individu. Biasanya berbentuk kuesioner, konsultasi, dan skenario. Contohnya adalah e-government.

10. Executive Support System (ESS)
Sistem ini membantu manajer dalam berinteraksi dengan lingkungan perusahaan dengan berpegang pada grafik dan pendukung komunikasi lainnya.

http://www.kembar.pro/2016/01/pengertian-fungsi-dan-contoh-sistem-informasi-manajemen.html

Selasa, 19 April 2016

PENGERTIAN MANAJEMEN, Ini Penjelasannya !


Pengertian Manajemen

Pengertian Manajemen - sudah barang tentu kata kata manajemen sudah tak asing lagi di telinga kalian, lalu Apa Itu Manajemen ? bagaimana pengertiannya? kata manajemen berasal dari bahasa inggris, "Manage" yang memiliki arti mengelola/mengurus, mengendalikan, mengusahakan dan juga memimpin. Manajemen adalah Sebuah proses dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara bekerja secara bersama sama dengan orang - orang dan sumber daya yang dimiliki organisasi. itu sekilas pengantar pengertian manajemen.

Dan bagaimanakah definisi manajemen menurut para ahli ?
Pengertian Manajemen
Pengertian Manajemen

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli


Mary Parker F.

Mary Parker F mendefinisikan pengertian manajemen sebagai suatu seni, tiap tiap pekerjaan bisa diselesaikan dengan orang lain.

George R. Terry

George Terry memberikan pendapat, Definisi Manajemen merupakan ilmu sekaligus seni, manajemen adalah wadah didalam ilmu pengetahuan, sehingga manajemen bisa dibuktikan secara umum kebenarannya.

Koontz

Manajemen yang didefinisikan oleh Koontz adalah suatu seni yang produktif yang didasarkan pada suatu pemahaman ilmu. Koontz menambahkan, ilmu dan seni tidaklah bertentangan, namun masing masing saling melengkapi.

Stoner

Stoner memiliki pendapat, Ilmu Manajemen merupakan proses dalam membuat suatu perencanaan, pengorganisisasian, pengendalian serta memimpin berbagai usahda dari anggota entitas/organisasi dan juga mempergunakan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

Wilson

Seorang Wilson berpendapat definisi manajemen sebagai sebuah rangkaian tindakan tindakan yang dilakukan oleh para anggota organisasi dalam upaya mencapai sasaran organisasi. prosess merupakan suatu rangkaian aktivitas yang dijalankan dengan sistematis.

Oey Liang Lee

Menurut Oey Liang Lee, Arti Manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, peng-organisasi-an, penyusunann, pengarahan serta pengendalian (pengawasan) dari sumber daya perusahaan guna mencapai goal atau tujuan yang telah diputuskan.

Lawrance A Appley

Menurut Lawrence A Appley, pengertian manajemen adalah sebuah seni dalam mencapai tujuan yang diinginkan yang dilaksanakan dengan usaha orang yang lain.

Masih kurang? masih banyak ahli atau pakar yang lain, dengan susunan kata kata yang berbeda, namun benang merahnya masih tetap sama, lebih baik tidak perlu untuk di jabarkan satu satu disini :)

Dari berbagai pengertian manajemen yang telah didefinisikan beberapa ahli diatas, kita bisa menyimpulkan bahwa pengertian manajemen adalah ilmu serta seni dalam menjalankan aktivitas suatu organisasi, aktivitas aktivitas tersebut bisa berupa pengorganisaisan yang meliputi tindakan perencanaan, penyusunan, dan aktivitas mengusahakan serta pengawasan yang mempergunakan semua sumber daya yang dimiliki oleh organisasi yang bertujuan tidak lain untuk mencapai goal keinginan yang sudah ditetapkan sebelumnya. contoh kalau dalam sebuah perusahaan, goalnya adalah Laba.

Proses Fungsi Manajemen


Umumnya, ada beberapa proses dan fungsi yang biasa diimplementasikan dalam kegiatan manajemen

1. Perencanaan

Perencanaan merupakan suatu proses yang meliputi upaya yang dijalankan guna mengantisipasi adanya kecenderungan di masa mendatang dan penentuan sebuah strategi maupun taktik yang tepat guna merealisasikan tujuan dan target organisasi.

2. Pengorganisasian

Pengorganisasian merupakan suatuproses yang meliputi bagaimaan taktik serta strategi yang sudah dirumuskan pada saat tahap perencanaan digambarkan pada sebuah strukturr organisasi yang tangguh, sesuai, dan lingkungan yang kondusif serta bisa memberikan kepastian bahwa pihak pihak yang ada didalam organisasi bisa bekerja secara efisien dan efektif untuk pencapaian tujuan yang ditetapkan.

3. Pengarahan

Pengarahan adalah tahap dimana prorgram diimplementasikan suapaya bisa dilakukan oleh semua pihak dalam sebuah organisasi dan juga proses  memotivasi supaya pihak pihak tersebut bisa melaksanakan tanggung jawab dengan kesadaran penuh dan tingkat produktifitas yang sangat tinggi.

4 Pengendalian

Pengendalian adalah proses yang dijalankan guna rangkaian aktivitas aktivitas kegiatan yang sudah direncanakan, diorganisasikan serta diimplemantasikan dipastikan berjalan dengan semestinya sesuai target yang telah diharapkan walaupun ada beberapa perubahan yang terjadi didalam lingkungan yang dihadapi.

Jenis Jenis Manajemen


Umumnya, dalam sebuah perusahaan jenis jenis manajmen dibagi menjadi Empat (4), antara lain:

Untuk detail masing masing telah saya posting, silahakan klik pada masing masing jenis manajemen di tulisan diatas. Sepertinya sudah cukup sekian artikel mengenai Pengertian Manajemen semoga tulisan ataupun makalah manajemen  ini memberi manfaat bagi anda

DASAR DASAR MANAJEMEN (.DOC)

I. PENDAHULUAN


Manusia adalah mahluk yang membutuhkan yang lain berkelompok sehingga perlu adanya pengaturan dalam kelompok tersebut, tak wajar kita melihat bahwa suatu kelompok hancur karena tidak tertata dalam kelompok tersebut
Lahirnya konsep manajemen di tengah gejolak masyarakat sebagi konsekuensi akibat dari tidak seimbangnya pengembangan teknis degan kemampuan sosial. Meskipun pengembangan ilmu manajemen sangatlah lambat jauh dibandingkan dengan  peradaban manusia di muka bumi ini, barulah ketika  - + pada abad 20 kebangkitan manajemen para teoritis maupun praktisi mulai tampak
Ketika istilah manajemen banyak diadopsi oleh pihak banyak dalam berbagi bidang kehidupan , sehingga sangatlah perlu untuk kita lebih memahami manajemen dalam suatu organisasi atau kehidupan yang lainya.

I. RUMUSAN MASALAH

A. Apa yang di maksud dengan manajemen ?
B.  Apa saja tujuan manajemen?
C. Bagaimana hubungan manajemen dengan manajer ?
D. Berapakah jenis jenis manajemen ?


II. PEMBAHASAN

A. Pengertian menejemen
Menurut james A.F stoner dan charles wankel manajemen adalah proses perencanaan,pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya anggota dan penggunaan selutuhsumber daya organisasiandemi tercapainya tujuan organisasi
Menurut mereka proses adalah cara sistematis untuk menjalankan suatu  pekerjaan yang meliputi:
1. Perencanaan yaitu menetapkan tujuan dan tindakan yang akan di lakukan
2. Pengorganisasian yaitu mengkordinasikan sumber daya manusia dan lainya yang di butuhkan
3. Kepemimpianan yaitu mengupayahkan agar bawahan bekerja sebaik mungkin
4. Pengendalian yaitu memestikan apakah tujuan tercapai atau tidak dan ketiak tidak tercapai maka perbaikan ulang
Menurut paul hersey dan kennet manajemen adalah sebagai sesuatu usaha yang dilakukan untuk mencapai oleh indivindu atau kelompok untuk mencapai tujuan organisasi
Sedangkan menurut john D. Millen manajemen adalah suatu proses pengarahan dan pemberian fasilitas kerjakepada orang yang di organisasikan dalam kelompok formal untuk mencapai tujuan
Millet lebih menekankan manajemen suatu proses yaiu:
1. Proses pengarahan yaitu suatu rangkaian kegiatan untuk memberikan petunjuk dari seseorang atasan kepada bawahan untuk mencapai tujuannya
2. Proses pemberian fasilitas kerja yaitu suatu rangkaian yang memberikan sarana dan prasarana serta jasa yang memmudahkan pelaksanana pekerjaan dari atasan kepada bawahan untuk mencapai suatu tujuannya

 
B. Tujuan manajemen
Tujuan adalah sesuatu yang ingin direalisasikan oleh seseorang; tujuan merupakan objek suatu tindakan yang menggambarkan cangkupan tertentu dan menyarankan kepada usaha seorang manajer.
Pada umumnya tujuan terbagi menjadi tiga macam :
a. Tujuan organisasi secara makro yaitu  tujuan yang sangat berhubungan dengan nilai yang di bentuk oleh organisasi untuk kepentingan  pihak intern dan ekstern (sosial)
b. Tujuan manajemen pada seluruh hierarki organisasi, tujuan ini banyak berhubungan dengan hierarki kuantitasi dan kualitas yang harus direalisasikan
c. Tujuan individu, tujuan ini lebih banyak berhungunan dengan kepuasaan ekonomis, pisikologis, dan sosial

GR. Terry mengklasifikasikan tujuan menurut tingkatan yang ada dalam organisasi sebagai berikut:




C. Hubungan manajemen dan manajer
Manajer adalah seorang yang bertindak sebagi perencana, pengorganisasi, pengarah pemotivasi serta pengandali orang dan mekanisme kerja untuk mencapai tujuan sedangkah Manajemen adalah seni, ilmu, prosesnya
Dapat dipahami dalam tabel sebagai berikut:
Manajemen manajerSeni atau ilmu dalam perencanaan, pengorganisasiaan, pengarahan, pemotipasian, dan pengendalian terhadap orang dan mekanisme kerja untuk mencapai tujuan Seseorang yang bertindak sebagai perencanaan, pengorganisasiaan, pengarahan, pemotipasian, dan pengendalian terhadap orang dan mekanisme kerja untuk mencapai tujuan
Manajer dalam hubungan dengan menajemen menjelaskan tentang substansi tugas yang ada padanya. Pada satu sisi, manajer ada pada posisi tugas pelaksana kepemimpinan dengan membantu pemimpin memimpin pekerjaan yang bersifat departemenal. Di sini manajer adalah kepala atau pemimpin suatu departemen atau unit kerja dalam suatu organisasi. Pada sisi yang bersifat lebih substansial, manajemen adalah tugas seorang manajer yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas kepemimpinan pada aras manajerial. Tentu tatkala melaksanakan tugasnya, manajer memanejemeni, tetapi perbedaannya, ialah bahwa ia memanejemeni tugasnya atas nama pemimpin yang mendelegasikan tugas manajerial kepadanya.
Manajer dalam cangkupan kegiatanya dapat diilustasikan sebagi berikut
1. Manajer lini garis-pertama (first line seperti para mandor) adalah tingkatan manajemen paling rendah dalam suatuorganisasi yang memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional. Dan mereka tidakmembawahi manajer yang lain.
2. Manajer menengah (Middle Manager seperti para kepala bagian, devisi,seksi) adalah manajemen menengah dapat meliputi beberapatingkatan dalam suatu organisasi. Para manajer menengah membawahi dan mengarahkankegiatan-kegiatan para manajer lainnya kadang-kadang juga karyawan operasional.

3. Manajer Puncak (Top Manager seperti dewan direksi, presiden organisasi)
 terdiri dari kelompok yang relative kecil, manager puncak bertanggung jawab atas manajemen keseluruhan dari organisasi.Namun demikian, dalam organisasi yang besar, manajer akan memiliki tingkatan-tingkatan
James A.F stoner dan charles wanker menspesifikasikan tentang manajer sebagi berikut:
a. Manajer bekerja dangan dan melalui orang lain
b. Manajer bertanggung jawab dan bertanggung gugat
c. Manajer menyeimbangkan dan persaingan tujuan dan menetapkan prioritas
d. Manajer harus berpikr anlisis dan konseptual
e. Manajer adalah penengah
f. Manajer adalah politikus
g. Manajer adalah diplomat
h. Manajer adalah lambang
Menurut kegiatanya dapat dibedakan menjadi empat bagian
1. Dewan direksi
2. Presiden organisasi
3. Departeman devisi
4. Manajer hirarki pertama


D. Peran manajer dalam organisasi
fungsi manajer terbagi menjadi dua
1. fungsi manajer dari sudut proses,
yang dimaksud meliput:

a. perencanaan
dalam fungsi perncanaan manajer memiliki deskirpsi sebagai berikut :
1. menetapkan mendistribusikan dan menjelaskan tujuan
2. memperkirakan
3. menetapkan syarat dan dugaan tentang kinerja
4. menerapkan dan menjelaskan tugas
5. menetapkan rencana penyelesaian
6. menetapkan kebijakan

b. pengorganisasian
dalam fungsi pengorganisasin manajer memiliki pekerjaan sebagi berikut
1. mendiskripsikan pekerjaan dalam tugas pelaksanaan
2. mengkalsifkasikan tugas pelaksanaan
3. mengumpulkan pekerjaan oprasional dalam kesatuan yang berhubungan
4. menetapkan syarat bekerja
5. mengkaji dan menempatkan individu pada pekerjaan yang tepat
6. memberikan fasilitas ketenaga kerjaan
7. menyesuaikan organisasi

c. penggerakan
yaitu:
1. memberi tahu dan menjelaskan tujuan kepada para bawahaan
2. mengelola dan mengajak para bawahan untuk bekerja secara maxsimal mungkin
3. membingbing bawahan
4. mengembangkan bawahan
5. memuji dan memberi sangsi

d. pengendalian
yaitu:
1. membandingkan hasil dengan rencana
2. menilai hasil dengan standar hasil pelaksanaan
3. menciptakan ukuran untuk mengukur pelaksanaan
4. memperbaiki tindakan pekerjaan jika di perlukan
5. menysuaikan pengandalian dengan hasil

2. fungi manajer dari sudut sepesialisasi kerja
merupakan penerapan fungsisesuai denagn bidang yang ada dalam organisai fungsi yang di maksud sebagai berikut:
1. fungsi keuangan
2. fungsi ketenagakerjaan
3. fungsi pemasaran
4. fungsi pembelian
5. fungsi produksi

E. Macam macam manajemen
Adapun manajemen terdapat beberapa macam yaitu :
1.   Manajemen Sumber Daya Manusia adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk memperoleh sumber daya manusia yang terbaik bagi bisnis yang kita jalankan dan bagaimana sumber daya manusia yang terbaik tersebut dapat dipelihara dan tetap bekerja bersama kita dengan kualitas pekerjaan yang senantiasa konstan ataupun bertambah.
2.   Manajemen Pemasaran adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada    intinya berusaha untuk mengidentifikasi apa sesungguhnya yang dibutuhkan oleh konsumen, dana bagaimana cara pemenuhannya dapat diwujudkan.
3.   Manajemen Produksi adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, dengan teknik produksi yang seefisien mungkin, dari mulai pilihan lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi.
4.   Manajemen Keuangan adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai tujuannya secara ekonomis yaitu diukur berdasarkan profit. Tugas manajemen keuangan diantaranya merencanakan dari mana pembiayaan bisnis diperoleh, dan dengan cara bagaimana modal yang telah diperoleh dialokasikan secara tepat dalam kegiatan bisnis yang dijalankan.
5.   Manajemen Informasi adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha memastikan bahwa bisnis yang dijalankan tetap mampu untuk terus bertahan dalam jangka panjang. Untuk memastikan itu manajemen informasi bertugas untuk menyediakan seluruh informasi yang terkait dengan kegiatan perusahaan baik informasi internal maupun eksternal, yang dapat mendorong kegiatan bisnis yang dijalankan tetap mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di masyarakat.

6.   Manajemen Strategi, Secara sederhana manajemen dapat di artikan sebagai Perencanaan, Pengorganisasian, Pergerakan, Pengawasan dalam rangka pengambilan keputusan. Kompetensi umum sebagai manajer strategiadalah Menciptakan persaingan sempurn. Dalam persaingan sempurna semua organisasi menghasilkan produk yang serupa sehingga bebas keluar masuk ke dalam pasar. Suatu organisasi dapat memperoleh keunggulan bersaing dengan menciptakan persaingan tidak sempurna yaitu dengan cara memberikan kualitas yang tinggi di aspek-aspek  tertentu. Kompetensi khusus dalam manajemen staregi adalahKeunggulan bersaing merupakan hal khusus yang dimiliki atau dilakukan suatu organisasi yang memberinya kekuatan untuk menghadapi pesaing. Kompetensi ini bisa berwujud opini atau merek yang mempunyai persepsi kualitas tinggi. ( misalnya;  opini: Pengelolaan administrasi yang rapi, terkenal bersih atau bebas KKN/Korupsi Kolusi Nepotisme, Tepat waktu.contoh Merek: Coca cola, IBM, BMW, Mc Donald’s).
7.   Manajemen operasi adalah area bisnis yang berfokus pada proses produksi barang dan jasa, serta memastikan operasi bisnis berlangsung secara efektif dan efesien. Seorang manajer operasi bertanggung jawab mengelola proses pengubahan input (dalam bentuk material, tenaga kerja, dan energi) menjadi output (dalam bentuk barang dan jasa) .












III. KESIMPULAN
a.  manajemen adalah proses perencanaan,pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya anggota dan penggunaan selutuhsumber daya organisasiandemi tercapainya tujuan organisasi
b. Tujuan adalah sesuatu yang ingin direalisasikan oleh seseorang; tujuan merupakan objek suatu tindakan yang menggambarkan cangkupan tertentu dan menyarankan kepada usaha seorang manajer.
c. Manajer adalah seorang yang bertindak sebagi perencana, pengorganisasi, pengarah pemotivasi serta pengandali orang dan mekanisme kerja untuk mencapai tujuan sedangkah Manajemen adalah seni, ilmu, prosesnya
d. Fungsi manajer
1. fungsi manajer dari sudut proses, yang dimaksud meliput:
1) perencanaan
2) pengorganisasian
3) penggerakan
4) pengendalian
2. fungi manajer dari sudut sepesialisasi kerja merupakan penerapan fungsi sesuai dengan bidang yang ada dalam organisai fungsi yang di maksud sebagai berikut: fungsi keuangan fungsi ketenagakerjaan fungsi pemasaran fungsi pembelian fungsi produksi
e. Macam macam manajemen : Manajemen Sumber Daya Manusia.  Manajemen Pemasaran. Manajemen Produksi. Manajemen Keuangan. Manajemen Informasi.  Manajemen Strategi dan Manajemen operasi



IV. PENUTUP

Mungkin cukup sekian dari kami dalam penulisan apabila ada kesalahan kami sebagi manusia meminta maaf sebesar-besarnya, dan kiranya kami meminta audiens untuk bersedia mengeritik dan memberikan saran pada makalah kami supaya lebih sempurna

V. DAFTAR PUSTAKA

DR. H. Siswanto, penghantar manajemen (2009),  jakarta PT bumi aksara
http://mastermakalahadministrasinegara.blogspot.com/2011/05/manajer-dan-manajemen.html